Sifat-Sifat Teori Ekonomi

Edukasistan.com - Hallo guys! kali ini kita akan membahas salah satu materi Ekonomi Mikro yaitu Sifat-Sifat Teori Ekonomi. Disini aku akan Menjelaskannya secara rinci mengenai Sifat-Sifat Teori Ekonomi Mulai dari variabel, Asumsi, Hipotesis dana cara membuat prediksi/ramalan. 


Seperti yang aku jelasin sebelumnya disini kita akan menekankan Sifat Teori Ekonomi  Oleh karena itu, Sangat penting, sebelum kita membahas berbagai teori alangah baiknya untuk mengetahui sifat-sifat umum teori dalam ilmu ekonomi. Setiap teori memiliki 4 elemen yang sangat penting, antara lain:

  • Definisi yang menjelaskan tentang hubungan sifat-sifat yang nati kita jelaskan.
  • Serangkaian asumsi atau perhitungan mengenai situasi yang harus dibentuk sehingga teori itu valid.
  • Satu atau beberapa hipotesis mengenai hubungan dengan sifat-sifat variabe yang akan kita bahas
  • Satu atau beberapa prediksi saling berhubungan dengan situasi yang berlaku.

Sifat-Sifat Teori Ekonomi

Sifat-Sifat IlmuEkonomi

1. Variabel - Variabel

Pada intinya guys, Teori ini menunjukkan ke kita bagaimana hal-hal yang berbeda bisa terkait satu sama lain. Teori ini bisa juga menunjukkan bagaimana perubahan faktor bisa mempengaruhi faktor lainnya loh. Hal ini bisa terjadi dikarenakan adanya hubungan satu dengan lainnya yang disebut variabel. 

Jadi Intinya Pengertia dari Variabel yaitu, besarnya suatu nilai bisa mempengaruhi nilai lainnya. Variabel merupakan unsur penting dalam setiap teori Ekonomi. Sebagai contoh aja, perhatikan peran variabel dalam teori harga. Teori ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana harga barang bisa ditentukan.

Di dalam teori harga, telah diterangkan sifat Permintaan dari pembeli.yang biasa kita kenal sebagai hukum permintaan, hukum ini mengatakan: jika suatu harga barang atau jasa mengalami penurunan, maka jumlah permintaan akan naik. dan jika suatu harga barang mengalami penikan , maka permintaan akan turun.Didalam teori permintaan ini, dapat dilihat dengan jelas bahwa ia memiliki dua variabel, yaitu: harga dan barang. Hukum Permintaan ini menjelaskan bagaimana hubungan antara kedua variabel tersebut.

Didalam Sifat ini terbagi menjadi dua variabel yaitu: variabel endogen dan eksogen. variabel endogen merupakan  variabel yang dijelaskan didalam teori. Sedangkan variabel eksogen merupakan variabel yang mempengaruhi variabel endogen lainnya. tetapi variabel eksogen harus ditentukan oleh faktor-faktor yang berada di luar teori.

2. Asumsi 

Membuat Asumsi atau perhitungan adalah salah satu syarat penting bagi teori dalam ilmu sosial. Tanpa perhitungan, sangatlah sulit untuk menjelaskan berbagai sifat hubungan antara beberapa variabel karena kegiatan perekonomi sangatlah kompleks. Sebuah peristiwa dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, dan menjelaskan bagaimana beberapa faktor itu bisa mempengaruhi peristiwa lainnya dan menjadikannya sangat rumit.

lalu Kemudian, gambaran sederhana tentang bagaimana hubungan harus dibuat antara satu peristiwa dengan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Biasanya, apa yang dijelaskan adalah bagaimana sifat hubungan antara peristiwa ini dengan faktor-faktor penting yang sangat mempengaruhinya. 

Ini berarti bisa dikatakan  bahwa teori ini harus membuat gambaran kejadian nyata di masyarakat. Nah gambaran ini dilakukan dengan membuat solusi. Gambaran ini dikenal sebagai ceteris paribus. Kata-kata tersebut diambil dari bahasa Latin yang artinya "hal-hal lain yang tidak akan berubah". 

Untuk memahami lebih jelas peranan asumsi dalam teori, ada baiknya kalau kalian Perhatikan kembali teori permintaan (teori harga) yang tadi. Telah asumsikan bahwa permintaan terhadap suatu barang, contohnya beras, sangat tergantung kepada berapa harganya. 

Jika Harga semakin tinggi maka akan mengurangi permintaan dan sebaliknya jika makin rendah harga, makin banyak permintaan. Nah didalam Pernyataan ini berarti sebuah harga memegang peranan paling penting dalam menentukan permintaan. 

Akan tetapi, di samping harga yang rendah atau tinggi terdapat beberapa faktor lain yang dapat mempengaruhi permintaan contohnya pendapat dari masyarakat, harga barang lain pesaing, ataupun cita rasa masyarakat. 

Sekalipun harga tidak berubah, tetapi apabila pendapatan bertambah maka permintaan akan mengalami beberapa perubahan. Begitu juga sebaliknya, walaupun harga berupah, dan permintaan nyatetap maka barang-barang lain harganya juga tetap. 

Peranan masyarakat  dalam mempengaruhi permintaan seringkali jangan pernah kamu diabaikan. Karena jika masyarakat tidak menyukai lagi suatu produk yang kamu buat, penurunan harga tidak dapat mengubah permintaannya atau malah tidak ada permintaan yang mengakibatkan produk kamu tidak laku. 

3. Hipotesis

Hipotesis adalah pernyataan tentang bagaimana variabel yang dibahas terkait satu sama lain. Sifat hubungan dapat dibedakan menjadi dua kelompok. pertama disebut hubungan langsung, yaitu situasi di mana perubahan dalam nilai-nilai variabel dianalisis bergerak ke arah yang sama. 

Jika Komunitas pendapatan meningkat, konsumsi akan meningkat, itu adalah contoh dari hubungan hubungan langsung. Sifat hubungan kedua disebut hubungan terbalik, yaitu, jika Nilai-nilai variabel bisa kearah yang bertentangan. 

Nah kenaikan harga yang bersifat menurut merupakan contoh yang mempunyai hubngan terbalik. Asal kalian tau hipotesis merupakan bagian yang paling penting dalam mengemukakan teori. 

Hipotesis lebih condong mengemukakan sifat-sifat dari hubungan beberapa variabel. dikarenakan hipotesis merupakan pernyataan yang mempunyai sifat umum. Oleh karena itu, Hipotesis tidak 100 peratus benar, dikarenakan setiap variabel akan memiiki beberapa perbedaan. 

Walau begitu, Hipotesis bisa dianggap benar apabila 80% kejadian memiliki peristiwa yang sesuai dengan kita prediksi sebelumnya. Contohnya seperti ini, hipotesis membuktikan bahawa jika harga suatu barang mengalami peningkatan maka permintaan akan berkurangan, adalah benar. dan apabila keadaan kecil menunjukkan keadaan yang berbeza dengan sifat hubungan antara harga dan permintaan yang ditunjukkan dalam hipotesis-iaitu, jika harga naik, permintaan berkurangan.

4. Membuat Ramalan

Membuat ramalan Aadalah salah satu peran penting lainnya yang aka kita bahas. Didalam Teori ekonomi terdapat dua pernyataan penting dalam menganalisis kegiatan ekonomi di masyarakat. 

Yang pertama, yaitu menjelaskan kenapa peristiwa-peristiwa tertentu bisa berjalan dan apa yang menjadi penyebab dari peristiwa yang terjadi. Dengan mempelajari beberapa sifat teori-teori ekonomi kita akan mengetahui mengapa harga-harga meningkat, atau apa yang menyebabkan pengangguran didalam ekonomi, dan mengapa ada turunan kurs valuta asing.

Dengan kita mempelajari berbagai sifat teori ekonomi yang ada kita dapat mengetahui bagaimana suatu perekonomian di sebuah negara bisa berfungsi. Di samping itu dapat juga menerangkan bagaimana fungsinya suatu perekonomian, teori ekonomi juga bisa  meramalkan beberapa keadaan yang akan berjalan. 

dan nanti ramalan itu bisa digunakan sebagai landasan dalam merumuskan langkah-langkah untuk memperbaiki keadaan dalam perekonomian. Jika analisis ekonomi bisa menunjukkan bahwa peristiwa yang tidak diinginkan akan terjadi dalam perekonomian, Maka langkah-langkah pencegahan atau solusi dapat diprediksi sehingga peristiwa yang tidak diinginkan tersebut dapat kita hindarkan, atau setidak-tidaknya efeknya bisa dikurangi.

Nah itulah yang bisa aku sampaikan mengenai Salah satu Materi Ekonomi Mikro yaitu Sifat-Sifat Teori Ekonomisemoga apa yang aku sampaikan bisa bermanfaat. bila ada salah kata atau typo mohon maaf, dan Terimakasih sudah membaca. Sampai bertemu di Materi Selanjutnya

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel