Latar belakang Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok

Edukasistan.com - Hallo guys! di materi kali ini aku akan membahas mengenai Peristiwa Rengasdengklok. materi ini merupakan salah satu Materi TWK yang sering banget keluar loh. Kamu tau ga apa itu peristiwa rengasdengklok? yes bener banget salah satu peristiwa rengasdengklok yaitu penculikan soekarno dan hatta oleh golongan muda agar segera memproklamasikan kemerdekaan indonesia secepatnya.


Lalu apa sih penyebab terjadinya Peristiwa Rengasdengklok? Menurut wikipedia terjadinya Peristiwa Rengasdengklok  disebabkan karena adanya perbedaan pendapat antara 2 golongan yaitu  golongan tua dan golongan muda. Perbedaan pendapat apa yang terjadi antara golongan tua dan muda perbedaan pendapat ini didasari oleh waktu untuk membacakan teks proklamasi.

Peristiwa Rengasdengklok
Lalu kemudian Menurut para pendapat dari golongan tua, indonesia harus memproklamasikan kemerdekaan dengan syarat yaitu menunggu persetujuan dari pemerintahan jepang dikarenakan mereka telah memberikan janji kemerdekaan.

sedangkan menurut golongan muda, indonesia harus secepat mungkin melaksanakan proklamasi kemerdekaan karena saat itu indonesia memiliki kekosongan kekuasaan atau biasa disebut dengan vacuum of power. Nah dikarenakan perbedaan 2 pendapat ini munculah peristiwa rengasdengklok. Untuk lebih jelas mari kita pelajari lebih lanjut.

Latar Belakang Peristiwa Rengasdengklok

Latar belakang pertama terjadinya peristiwa Rengasdengklok ialah karena kekalahan pada bagian Jepang, yang pada dikala itu menjajah orang Indonesia. Jepang melaporkan kalau mereka sudah kalah perang dikarenakan 2 kota jepang yaitu Hiroshima dan nagasaki telah dijatuhkan bom atom oleh Amerika serikat.

Sedangkan latar belakang kedua periswa rengasdengklok yaitu pada akhirnya Kekalahan jepang terdengar oleh para pejuang kebebasan Indonesia. Jepang akhirnya membuat panitia Indonesia untuk menyiapkan kemerdekaannya.

Sebagian golongan yakin kalau komite atau panitia yang akan dibuat jepang masih belum bebas dari tangan tentara Jepang, tetapi pada akhirnya golongan ini mau berjuang guna memperjuangkan kebebasan indonesia dari penjajahan.

Baca Juga : Materi CPNS

Latar belakang selanjutnya yaitu adanya ketidaksepakatan atau perbedaan pendapat antara golongan muda dan golongan tua untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Golongan yang lebih tua lebih condong menunggu proses perundingan dengan panitia kemerdekaan yang disiapkan oleh Jepang sedangkan golongan muda lebih condong untuk sesegera mungkin memproklamasikan kemerdekaan indonesia. Nah itulah latar belakang terjadinya Peristiwa Rengasdengklok.

Lalu apa sih makna dari Teks Proklamasi? Teks Proklamasi menggambarkan suatu kebebasan atau kemerdekaan Indonesia atas penjajahan yang terjadi. Teks Proklamasi dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Ahmad Soebardjo, serta Dokter. Moh. Hatta, pada pagi hari bertepatan pada tanggal 17 Agustus 1945 di rumah Laksamana Tadashi Maeda. Pada saat perumusannya, Soekarno merumuskan satu buah rancangan dan setelah itu disempurnakan oleh Hatta serta Ahmad Soebardjo.

Sehabis rancangan itu berakhir serta disepakati, Lalu kemudian Sayuti Melik memindahkan teks proklamasi serta mengetiknya dengan mesin tik dari kantor dalam perwakilan Angkatan Laut Jerman yang dimiki oleh Mayor Dr. Hermann Kandeler.

Alasan memilih Rengasdengklok

Perbedaan pandangan antara golongan tua dengan golongan muda perihal waktu proklamasi ialah pemicu terbentuknya” Peristwa Rengasdengklok”. Insiden ini terjadi bertepatan pada tanggal 16 Agustus 1945.

Para pemuda membawa Ir. Soekarno serta Drs. Moh Hatta ke Rengasdengklok. Tujuan utama mereka membawa Soekarno serta Hatta supaya tidak terpengaruh oleh tentara Jepang.

Golongan muda menginginkan supaya proklamasi dilaksanakan secepat mungkin tanpa lewat PPKI( Dokuritsu Cosakai Inkai). adapun alasan golongan muda memilih mengasingkan soekarno dan hatta ke Rengasdengklok,  yaitu :
  • Pertama Posisi rengasdengklok jauh dari Jakarta jadi tidak mungkin diusik oleh pihak Jepang
  • Kedua Rengasdengklo Ialah kota yang awal kali bebas dari kekuasan Jepang, yang sudah diduduki para personel PETA yang dipimpin oleh Syodanco Subeno.
Tokoh- tokoh penting dalam insiden Rengasdengklok, antara lain:
  • Golongan muda: Yusuf Kunto, Wikana, Sukarni, Iwa Kusuma, Syodanco Singgih, serta Subeno.
  • Golongan Tua: Ir. Soekarno, Drs. Moh Hatta, Mr. Ahmad Subardjo. 

Waktu Peristiwa Rengasdengklok

Kenapa Soekarno dan Mohammad Hatta diculik?apa alasannya? dan apa penyebabnya? disini aku akan menjelaskan semuanya secara jelas alasan dan Tujuan dari Peristiwa Rengasdengklok.

Seperti yang kita tau bahwa peristiwa Rengasdengklok merupakan peristiwa yang diawali dengan “penculikan” yang dicoba oleh golongan muda yaitu ( a. l.) Soekarni, Wikana serta Chaerul Alim dari perkumpulan“ Menteng 31” kepada Soekarno serta Hatta.

Peristiwa ini berlangsung tepat pada tanggal 16 Agustus 1945 jam 03.00. Wib, saat itu ir.Soekarno serta Mohammad Hatta dibawa ke Rengasdengklok, Karawang, guna untuk medesak mereka agar mempercepat proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Sehingga terjadi perjanjian antara golongan tua dan golongan muda, golongan tua yang diwakili Soekarno serta Hatta dan golongan muda yang diwakili Mr. Achmad Subardjo membuat kesepakatan mengenai kapan terjadinya proklamasi.

Baca Juga : Pembentukan BPUPKI

Pada tanggal 14 Agustus 1945, pihak Jepang berserah tanpa syarat terhadap Sekutu. lallu kemudian Informasi itu disembunyikan oleh angkatan Jepang yang ada di Indonesia, tetapi  para anak muda Indonesia kemudian mengetahuinya lewat siaran radio BBC di Bandung 

Pada tanggal 15 Agustus 1945 saat itu pula Ir. Soekarno serta Drs. Mohammad Hatta kembali ke tanah air dari Saigon, Vietnam buat memenuhi panggilan dari Komandan Mandala Asia Tenggara, Marsekal Terauchi.

Pada tanggal 15 Agustus 1945 jam 8 malam, para pemuda di bawah arahan Chairul Saleh berkumpul di ruang balik Laboratorium Bakteriologi yang terletak di Jalur Pegangsaan Timur Nomor. 13 Jakarta. Para pemuda berikrar kalau kebebasan Indonesia merupakan hak serta permasalahan orang Indonesia yang tidak boleh bergantung pada negeri lain.

Sebaliknya golongan tua beranggapan kalau kebebasan Indonesia wajib dilaksanakan lewat revolusi dengan cara terorganisir sebab mereka membutuhkan mendiskusikan proklamasi kebebasan Indonesia pada rapat PPKI bertepatan pada 18 Agustus 1945.

Lain perihalnya dengan opini dari Drs. Mohammad Hatta serta Mr Ahmad Subardjo. Mereka berpedapat kalau permasalahan kemerdekaan Indonesia, bagus datangnya dari pemerintah Jepang ataupun hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri tidak butuh dipersoalkan, malah Sekutulah yang jadi perkara sebab mereka mengalahkan Jepang dalam Perang Pasifik serta ingin merenggut kembali kekuasaan wilayah Indonesia.

Pada kesimpulannya ada perbedaan antara golongan tua serta golongan muda. Perbedaan pendapat itulah yang mendesak para golongan muda untuk membawa atau menculik Ir. Soekarno (beserta Fatmawati serta Guntur yang berumur 9 bulan) serta Mohammad Hatta ke Rengasdengklok pada dini hari 16 Agustus 1945.

Tujuan dibuatnya isolasi itu yakni supaya Ir. Soekarno serta Drs. Mohammmad Hatta tidak terpengaruh oleh Jepang. Dipilihnya Rengasdengklok sebab terletak jauh dari jalur raya utama Jakarta- Cirebon serta di situ bisa dengan gampang memantau angkatan Jepang yang akan tiba ke Rengasdengklok, Karawang, Jawa Barat.

Di Rengasdengklok ir.Soekarno serta Mohammad Hatta memasuki rumah kepunyaan masyarakat yang bernama Jo Ki Song ia merupakan keturunan Tionghoa. Golongan muda berupaya buat menekan kedua pemimpin bangsa tersebut.

Ir. Soekarno melaporkan mau untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia sehabis kembali ke Jakarta lewat dialog dengan Sudancho Singgih. Hingga Sudancho Singgih kemudian kembali ke Jakarta buat memberi tahu statment Soekarno itu pada kawan- kawannya serta kepala anak muda.

Pada dikala itu pula di Jakarta golongan muda( Wikana) serta golongan tua( Ahmad Soebardjo) melaksanakan negosiasi. Hasil perundingannya merupakan kalau Proklamasi Kemerdekaan Indonesia wajib dilaksanakan di Jakarta.

Tidak hanya itu, Laksamana Tadashi Maeda memperbolehkan rumahnya buat tempat negosiasi serta beliau mau untuk menjamin keamanan para pemimpin bangsa. Akhirnya Soekarno serta Hatta dijemput dari Rengasdengklok.

Bacaan Proklamasi Kebebasan Indonesia dirumuskan oleh Ir. Soekarno, Drs. Mohammad Hatta serta Ahmad Soebardjo di rumah Laksamana Tadashi Maeda dini hari bertepatan pada 17 Agustus 1945.

Pada saat perumusannya, Soekarno membuat rancangan dan setelah itu disempurnakan oleh Hatta serta Ahmad Soebardjo. Sehabis rancangan berakhir serta disetujui, Sayuti Melik kemudian menyalin serta mengetik dokumen itu di mesin ketik milik Mayor Dr. Hermann Kandeler.

Pada awal mulanya Proklamasi Kemerdekaan Indonesia hendak dibacakan di Alun- alun Ikada. Namun mengingat jalur yang mengarah ke Alun- alun Ikada itu dilindungi oleh tentara Jepang bersenjata lengkap, akhirnya pengucapan Bacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dilaksanakan di rumah Ir. Soekarno yakni di Jalur Pegangsaan Timur Nomor. 56 Jakarta.

Teapt pada hari Jumat, tanggal 17 Agustus 1945( pertengahan bulan Ramadhan) jam 10. 00 dibacakanlah Bacaan Proklamasi Kebebasan Indonesia oleh Soekarno serta setelah itu disambung dengan pidato pendek tanpa teks

dan Bendera Merah Putih yang dijahit oleh Bunda Fatmawati dikibarkan olah seseorang prajurit PETA, Latief Hendraningrat yang dibantu oleh Soehoed. Sehabis bendera berkibar, peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan cara bersama- sama.

Nah itulah beberapa yang bisa aku berikan dimateri kali ini mengenai Lata belakang Terjadinya Peristiwa Rengasdengklok semoga apa yang aku berikan bisa bermanfaat dan mudah untuk dimengerti. Jika ada salah kata mohon maaf dan terima kasih sudah membaca

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel