Strategi Belajar Menghadapi UTBK-SBMPTN 2021

Edukasistan.com - Hello guys mungkin diartikel kali ini aku akan membagi pengalaman aku dalam menghadapi SBMPTN 2018 mungkin juga bisa jadi acuan kalian dalam Strategi belajar Menghadapi UTBK-SBMPTN 2021.

Disini aku akan membahas bagaimana caranya atau persiapan yang aku lakukan dalam menghadapi SBMPTN. Pada tahun 2018 namanya itu Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Ya walaupun sekarang diganti menjadi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Tetapi pada dasarnya apa yang diujikan sama saja. 

cara efektif belajar sbmptn

Pada tahun 2018 dan 2021 TKPA berubah menjadi TPS. Sedangkan TKD Soshum/Sainteik berubah menjadi TKA Soshum/Sainteik. Materi yang diujikan sama saja tidak jauh berbeda dengan tahun 2018.

Lalu bagaimana Strategi aku menghadapi SBMPTN?

Kerjakan Soal-Soal SBMPTN tahun lalu

Mengapa langkah pertama langsung mengerjakan soal ? Tentunya karena, agar kamu mengetahui terlebih dahulu kemampuan kamu serta tingkat kesulitan soal-soal SBMPTN dan sekalian juga menguji sejauh mana persiapan kamu saat ini. Kamu bisa mencari soal tahun lalu diinternet atau bisa menayakan ke kakak kelas maupun guru kam untuk mendapatkan soal-soal SBMPTN tahun lalu

Evaluasi Persiapan

Setelah kamu mencoba mengerjakan satu set kumpulan soal SBMPTN, evaluasi persiapan kamu. Apakah soal-soal itu terlalu mudah atau malah terlalu sulit?

Lihat Juga : 7 Jurusan soshum yang sulit ditembus di UTBK-SBMPTN

Ingat! Kamu harus jeli dan hati-hati sebab terkadang soal SBMPTN  itu banyak jebakannya. Setelah kamu mengerjakan dan mencari kunci jawabannya. Coba hitung berapa Passing grade yang kamu dapatkan dengan Rumus ini : 

Rumus Passing grade
Contoh :
Dapat dilihat dari tabel diatas, misalkan total soal 90 dan kamu benar 60 nomor, saah 15 dan tidak dijawab 15 soal, maka perhitungannya :
(60*4)-(15*1)=225

Misalkan dari total 60 nomor kamu benar 48 nomor, salah 6 nomor, dan ada 6 nomor yang tidak dijawab. Maka perhitungannya :
(48*4)-(6*1)=186

Setelah kamu mendapatkan jumlah untuk setiap kategori, maka tinggal gunakan rumus yang tadi. Jumlahkan lalu bagi dengan seluruh nomor lalu dikali dengan 4 dan kali dengan 100%, seperti ini perhitungannya :

Dari contoh diatas, berarti nilai Passing grade yang kamu dapatkan adalah 68,5. Dengan cara yang sama kamu bisa mempraktikan dengan kelompok ujian lainnya seperti Saintek ataupun campuran. Untuk nilai passing grade universitas bisa kamu cari di internet.

Mungkin dengan cara evaluasi diatas kamu bisa mulai berfikir, "Oke nilai saya sekarang sekian, kira-kira sudah cukup belum ya untuk masuk FK UI? ataupun STEI ITB atau lainnya."

Dan perlu dingat lagi Bahwa SBMPTN bukanlah tes evaluasi, melainkan tes seleksi yang artinya kamu tidak bisa berkata bahwa Passing grade masuk fakultas A di universita x itu 55 berarti target kamu adalah 55. itu Salah besar ya. yang benar Jumlah kapasitas mahasiswa yang masuk fakultas A universitas x itu cuma 50 kursi setiap tahun, berarti kamu harus menjadi 50 orang dengan nilai tertinggi dari semua peserta dari seluruh indonesia yang memilih fakultas tersebut.

Lihat Juga : Tips agar lulus PTN Menggunakan Jalur SNMPTN

Intinya kamu harus berjuang untuk mendapatkan nilai setinggi-tingginya supada bisa terpilih. Sedangkan Passing grade hanya untuk mengukur persiapan kamu dalam ujian SBMPTN. Dan yang lebih penting, kamu harus mengetahui peta kekuatan dan kelemahan kamu disetiap mata pelajaran. Dengan itu, kamu bisa lebih mudah menentukan prioritas belajar dan fokus terhadap mata pelajaran yang kamu anggap masih kurang menguasai.

Menganalisis Bahan Materi Review

Setelah kamu mencoba untuk mengerjakan soal SBMPTN tahun lalu dan evaluasi persiapannya, langkah selanjutnya adalah mengelaborasi seluruh bahan materi yang perlu kamu pelajari. Artinya, kamu coba kupas tuntas bahan materi SBMPTN disetiap mata pelajaran itu sebanyak apa? Apa betul bahan materi SBMPTN itu pada dasarnya seluruh bab kelas X-XII SMA untuk semua pelajaran? dan lain sebagainya. intinya kamu mengalasis mana materi yang perlu kamu pelajari atau tidak perlu kamu pelajari agar waktu tidak terbuang sia-sia. Kan percuma kamu pelajari semua materi tapi tidak ada yang keluar pada saat Ujian.

Buat Jadwal Review Materi

Langkah selanjutnya adalah menjabarkan semua materi yang telah kamu analisis dan bahan belajar yang perlu kamu pelajari. lalu Buat Jadwal Belajar!. Jadwal memiliki banyak fungsi yang krusial dibandingkan hanya membuat kamu sekadar patuh sama jadwal. Berikut beberapa fungsi dari Jadwal Belajar :

  • Supaya kamu punya pemetaan waktu sampai hari-H. Artinya, kamu punya gambaran setiap hari, seberapa banyak lagi waktu yang tersisa buat kamu mempersiapkan diri sebelum hari pertempuran nanti.
  • Supaya kamu punya patokan dalam mengalokasikan seluruh bahan yang perlu kamu review dan banyaknya latihan soal yang perlu kamu dalami sampai benar-benar siap untuk menghadapi variasi soal macam apapun.
  • Sebagai alarm untuk kamu agar terus keep up terhadap target belajar kamu. Misalkan saja kamu memiliki target "Menguasi sepenuhnya bab integral dan turunan" sebelum tanggal 27 February dan untuk mencapai hal itu kamu perlu mengalokasikan waktu untuk mulai belajar dari tangga 19-27. Namun, ternyata kamu tidak disiplin dan tidak sempat mempelajarinya sampai tanggal 22. Maka dengan adanya jadwal, kamu punya alarm untuk mengingatkan kamu kalau kamu masih punya "utang" belajar yang harus dilunasi
Dengan adanya jadwal belajar, kamu akan terus diingatkan supaya bisa selalu konsisten dan disiplin dengan target yang sudah kamu buat

Untuk kamu yang mempunyai Smartphone, kamu bisa bikin jadwal belajar dan bisa disinkronisasikan dengan seluruh devices kamu seperti PC,Laptop,maupun Tablet. Ada banyak sekali aplikasi gratis untuk mengatur waktu kamu di smartphone atupun tablet. Kamu tinggal pilih saja mana yang paling cocok untuk kamu.

Review Materi

Sebelum lanjut disini aku akan memberikan 2 kesalahan umum pelajar dalam belajar menghadapi SBMPTN, kali aja diantara kalian ada yang seperti ini :
  1. Belum apa-apa sudah langsung latihan soal campuran. Mungkin ada nih diantara kalian belum mengerti materi tetapi sudak sok-sok'an latihan soal. Ujung-ujungnya ga bisa jawab, langsung pusing mulai deh ga mood belajar. Kesalahan ini sebenarnya sangat fatal. Kesannya kamu sudah banyak latihan soal, padahal sebanarnya kamu tidak mempunyai basic fundamental skills yang matang!. Anologinya seperti ini, Kamu tidak bisa menjadi pemain bola yang mahir hanya dengan cara kamu sering bermain bola. Mengapa? Kalau kamu mau menjadi pemain bola yang mahir,maka kamu harus tau dulu cara menendang yang benar, bagaimana situasi lapangan, cara menahan operan,dll. Na, sama halnya dengan belajar untuk SBMPTN!. Supaya kamu bisa mengerjakan variasi soal yang keluar, maka kamu harus memperdalam setiap materi/topik pembelajaran.
  2. Kamu terlalu asik belajar buat pendalaman materi/konsep teori, tetapi tidak cukup banyak dalam latihan soal. Nah ini kebalikan dari kesalahan yang pertama. Maksudnya adalah kamu jangan sampai keasikan membaca teori tetapi tidak banyak latihan soal tentang materi/topik yang sedang kamu perdalam
Lalu bagaimana cara belajar yang benar?
Kuncinya adalah kamu jangan mengerjakan tryout terlebih dahulu cukup latihan soal SBMPTN tahun lalu seperti saran aku yang pertama agar kamu tau dulu letak kekuatan dan kelemahan kamu. Setelah itu perdalam materi disetiap topik yang menjadi titik kelemahan kamu dan terus gali dengan banyak latihan variasi soal tentang materi tersebut.

Konsep Review yang aku gunakan seperti ini:
Perkenalan konsep -> Latihan soal -> Review materi -> Latihan Soal ke-2 -> Review materi yang lebih dalam -> Latihan Tipe Soal HOTS

Jangan lupa untuk membuat MIND-MAP
Dengan membuat mind-map, tanpa sadar kita sudah berfikir secara komprehensif dan menyeluruh dengan cara meng-organize atau data yang kamu dapatkan untuk kemudian diterjemahkan kembali dari pemikiran kamu. Selain itu, dengan kamu membuat mind-map, secara tidak sadar membantu otak kamu untuk bisa mencerna informasi dan mengingat kembali konsep materi yang sudah kamu pelajari dengan lebih mudah.

Tryout Mandiri

Nah pada tahap ini baru kamu boleh mencoba Latihan Soal atau try out untuk mengukur seberapa jauh kemampuan kamu saat pertama kali menjawab soal SBMPTN dengan hasil Tryout kamu. Dengan try out ulang seperti ini, kamu sekarang sudah bisa merasakan bedanya kesiapan kamu sebelum dan sesudah melakukan pelatihan.

Lihat Juga : Fakta Menarik Kuliah dikampus PKN STAN

Janagn lupa, pada tahap ni usahakan kamu untuk membuat kondisi semirip mungkin dengan situasi pada saat tes SBMPTN. Misalnya ukur waktu pengerjaan dengan waktu yang diberikan nanti, isi lembar biodata dengan lengkap, buat kondisi ruangan sehening mungkin jauh dari gangguan luar, dll.

Dengan simulasi ini, akan melatih mental kamu untuk terbiasa dalam kondisi ujian dengan batas waktu tertentu.

Evaluasi Kelemahan

Setelah kamu try out ulang, evaluasi lagi hasilnya. Cek kembali pembahasan dan nilai ulang passing grade kamu. disini kamu akan melihat sudah seberapa jauh kamu dalam mempersiapkan SBMPTN. Kamu juga bisa mengidentifikasi dimana titik kelemahan kamu.

Dengan kamu mengetahui kelemahan kamu, dari situ kamu dapat kembali me-review materi tersebut dan latihan variasi soal tipe HOTS secara terus menerus sampai kamu bisa menutupi kelemahan kamu.

Itulah beberapa Tips dan Strategi yang aku gunakan dalam menghadapi SBMPTN. Semoga tips ini bisa membantu kalian dalam merancang rencana belajar dengan cara lebih efektif untuk menghadapi UTBK-SBMPTN 2021.

Pesan dari aku "Jangan menganggap proses belajar yang kamu jalani ini sebagai beban, tetapi anggaplah sebagai kesempatan meningkatkan kapasitas intelektual kamu secara signifikan sebelum akhirnya kamu terjun kedunia perkuliahan sebagai mahasiswa". 

Jangan lupa follow instagram kita disini dan Terimakasih sudah membaca, Semoga bermanfaat dan semoga apa yang kamu cita-citakan tercapai.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel